Mengapa Jeddah City Tour Wajib Masuk dalam Itinerary Haji?
Jeddah merupakan kota yang memiliki peran penting dalam sejarah Islam dan perjalanan haji. Sebagai gerbang utama menuju Makkah dan Madinah, kota ini bukan hanya menjadi tempat persinggahan bagi jamaah haji, tetapi juga menyimpan berbagai destinasi bersejarah yang memperkaya pengalaman ibadah. Menjelajahi Jeddah dalam perjalanan haji bukan sekadar wisata, melainkan kesempatan untuk memahami lebih dalam bagaimana Islam berkembang dan menyaksikan keagungan peradaban yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Jeddah, Pintu Gerbang Menuju Tanah Suci
Sejak dahulu, Jeddah telah menjadi pelabuhan utama bagi para jamaah haji yang datang dari berbagai penjuru dunia. Kota ini telah menyambut para tamu Allah sejak zaman Khalifah Utsman bin Affan yang menetapkannya sebagai pelabuhan resmi untuk perjalanan ke Makkah. Hingga kini, Jeddah tetap menjadi tempat pertama yang disinggahi oleh para jamaah sebelum melanjutkan perjalanan ke Baitullah. Oleh karena itu, berkeliling Jeddah sebelum atau sesudah menunaikan ibadah haji menjadi cara yang tepat untuk meresapi jejak sejarah yang telah mengiringi perjalanan umat Islam selama berabad-abad.
Al-Balad, Warisan Islam yang Terjaga

Salah satu tempat yang wajib dikunjungi dalam Jeddah City Tour adalah Al-Balad, kawasan bersejarah yang telah ada sejak abad ke-7. Sahabat akan menemukan rumah-rumah tradisional dengan arsitektur khas Arab yang masih bertahan hingga kini. Bangunan-bangunan di Al-Balad dibuat dari batu karang laut dan dihiasi dengan jendela kayu berukiran indah, mencerminkan kejayaan Islam di masa lalu.
Salah satu bangunan bersejarah di kawasan ini adalah Rumah Naseef, yang dulu menjadi tempat singgah Raja Abdulaziz, pendiri Kerajaan Arab Saudi. Kini, rumah tersebut dijadikan museum yang menyimpan berbagai artefak sejarah yang menggambarkan kehidupan masyarakat Islam pada masa lampau. Berjalan di lorong-lorong Al-Balad memberikan nuansa khas peradaban Islam yang sarat dengan keberkahan dan ketakwaan.
Masjid Qisas, Simbol Keadilan Islam
Jeddah juga memiliki Masjid Qisas, yang merupakan tempat pelaksanaan hukum qisas dalam Islam. Keberadaan masjid ini mencerminkan bagaimana Islam menegakkan keadilan dengan bijaksana. Bagi sahabat yang ingin memahami lebih dalam tentang penerapan hukum Islam di Tanah Suci, mengunjungi masjid ini bisa menjadi pengalaman yang berharga. Masjid Qisas juga menjadi pengingat bahwa Islam senantiasa menegakkan keadilan dalam setiap aspek kehidupan.
Makam Siti Hawa, Menelusuri Sejarah Umat Manusia
Di Jeddah terdapat tempat yang diyakini sebagai makam Siti Hawa, ibu dari seluruh umat manusia. Meski tidak ada kepastian absolut mengenai lokasi makam ini, tempat ini tetap menjadi salah satu destinasi Islami yang menarik untuk dikunjungi. Sahabat dapat merasakan ketenangan dan kebesaran Allah di tempat ini, mengingat kembali bagaimana sejarah manusia dimulai sejak zaman Nabi Adam dan Siti Hawa. Keberadaan makam ini menjadi refleksi bahwa setiap insan berasal dari satu asal yang sama, dan perjalanan hidup ini sejatinya adalah ujian menuju akhirat.
Masjid Terapung, Keindahan Arsitektur Islam di Tepi Laut Merah
Masjid Ar-Rahmah, yang lebih dikenal sebagai Masjid Terapung, adalah salah satu ikon Islami di Jeddah. Terletak di tepi Laut Merah, masjid ini tampak mengapung di atas air saat air pasang. Keindahan arsitektur Islam yang berpadu dengan suasana laut memberikan ketenangan tersendiri bagi para jamaah yang ingin beribadah dengan penuh kekhusyukan.
Masjid ini menjadi tempat favorit bagi jamaah haji yang ingin beristirahat sejenak sambil menikmati keindahan ciptaan Allah. Kubahnya yang berwarna biru, interiornya yang indah, serta suasana damai yang mengelilinginya menjadikan masjid ini sebagai tempat yang ideal untuk berzikir dan bermuhasabah.
Jeddah Corniche, Keajaiban Alam dalam Keagungan Islam
Corniche Jeddah merupakan kawasan pesisir yang menawarkan pemandangan Laut Merah yang luar biasa. Sahabat dapat menikmati udara segar sambil berjalan di sepanjang jalur pejalan kaki yang telah dirancang dengan indah. Keberadaan taman-taman yang tertata rapi, masjid-masjid kecil di sepanjang jalur, serta fasilitas lainnya membuat tempat ini menjadi destinasi Islami yang menyenangkan.
Salah satu ikon terkenal di Corniche Jeddah adalah King Fahd Fountain, air mancur tertinggi di dunia yang menyemburkan air hingga lebih dari 260 meter ke udara. Keindahan air mancur ini menggambarkan kemegahan ciptaan Allah, memberikan kesempatan bagi setiap pengunjung untuk merenungi kebesaran-Nya dalam setiap detik perjalanan.
Mengoptimalkan Perjalanan Haji dengan Jeddah City Tour
Mengunjungi Jeddah sebelum atau sesudah menunaikan ibadah haji akan memberikan pengalaman yang lebih bermakna. Sahabat dapat menelusuri jejak peradaban Islam yang telah berkembang di kota ini selama berabad-abad. Perjalanan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat rasa syukur atas kesempatan menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
Banyak jamaah haji yang merasa perjalanan mereka semakin sempurna setelah mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Jeddah. Dari Al-Balad yang menyimpan sejarah panjang, hingga Masjid Terapung yang memberikan ketenangan di tepi laut, setiap destinasi di Jeddah memberikan pelajaran dan hikmah yang mendalam bagi setiap muslim yang mengunjunginya.
Perjalanan Haji dan Umroh Lebih Berkah Bersama Mabruk Tour
Menunaikan ibadah haji adalah perjalanan yang penuh dengan keberkahan. Agar perjalanan ibadah sahabat semakin sempurna, Mabruk Tour siap mendampingi dengan layanan terbaik dan fasilitas unggulan. Dengan bimbingan dari tim yang berpengalaman, sahabat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.
Mabruk Tour menghadirkan program haji dan umroh yang dirancang dengan kenyamanan dan kemudahan bagi para jamaah. Dengan layanan profesional serta pendampingan yang maksimal, sahabat akan mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih bermakna. Segera wujudkan impian perjalanan suci sahabat bersama Mabruk Tour! Kunjungi www.mabruk.co.id untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai program haji dan umroh terbaik yang