Informasi Umrah

Semua informasi suputar ibadah umrah dan haji

Rangkaian Umroh yang Harus Diketahui Jamaah Pemula agar Ibadah Makin Lancar

 

Ibadah umroh adalah perjalanan istimewa bagi setiap Muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh keimanan. Meskipun bukan ibadah wajib seperti haji, umroh memiliki keutamaan yang sangat besar. Bagi sahabat yang baru pertama kali melaksanakan ibadah umroh, memahami setiap rangkaian dalam pelaksanaannya sangat penting agar ibadah berjalan dengan lancar dan sesuai tuntunan Rasulullah.

Ketika berangkat ke Tanah Suci, sahabat tidak hanya perlu mempersiapkan fisik dan mental, tetapi juga memahami tata cara umroh dengan benar. Dengan pengetahuan yang cukup, sahabat bisa menjalankan ibadah umroh dengan khusyuk dan mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan.

Niat dan Ihram dari Miqat

Langkah pertama dalam ibadah umroh adalah berniat dan mengenakan pakaian ihram di miqat. Miqat adalah titik yang telah ditentukan sebagai batas bagi jamaah untuk memulai niat umroh. Sebelum memakai pakaian ihram, sahabat dianjurkan untuk mandi sebagai bentuk penyucian diri, memotong kuku, mencukur rambut atau mencukur jenggot, serta memakai wangi-wangian bagi laki-laki.

Pakaian ihram bagi laki-laki terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan yang menutupi tubuh tanpa menggunakan pakaian dalam. Sementara bagi perempuan, pakaian ihram berupa busana yang menutup seluruh aurat kecuali wajah dan telapak tangan.

Setelah mengenakan pakaian ihram, sahabat mengucapkan niat umroh dengan hati yang tulus:

"Labbaikallahumma ‘umratan"

Setelah itu, sahabat disunnahkan untuk terus mengucapkan talbiyah dengan penuh ketundukan kepada Allah:

"Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, innal hamda wan-ni’mata laka wal-mulk, laa syarika lak."

Talbiyah ini dikumandangkan sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram sebagai bentuk penghambaan dan kesiapan menjalankan ibadah umroh.

Memasuki Masjidil Haram dan Melihat Ka’bah

Setelah tiba di Makkah, langkah berikutnya adalah memasuki Masjidil Haram. Saat melangkahkan kaki ke dalam masjid, sahabat dianjurkan membaca doa masuk masjid serta mengucapkan shalawat kepada Rasulullah.

Momen pertama kali melihat Ka’bah sering kali menjadi saat yang penuh haru dan kebahagiaan bagi jamaah. Pada saat ini, sahabat disunnahkan untuk berdoa, karena doa yang dipanjatkan ketika pertama kali melihat Ka’bah diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah.

Melaksanakan Tawaf Mengelilingi Ka’bah

Tawaf adalah salah satu rukun umroh yang wajib dilakukan. Tawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama. Saat melewati Hajar Aswad, sahabat disunnahkan untuk mengusap atau mencium batu tersebut jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan karena kepadatan jamaah, cukup dengan memberi isyarat tangan.

Sepanjang tawaf, sahabat bisa memperbanyak bacaan doa, dzikir, serta shalawat kepada Rasulullah. Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca dalam tawaf, sehingga sahabat bisa berdoa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Setelah menyelesaikan tujuh putaran tawaf, sahabat dianjurkan untuk shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, jika memungkinkan. Jika tidak, sahabat bisa mencari tempat lain di sekitar Masjidil Haram yang lebih nyaman.

Minum Air Zamzam

Setelah menyelesaikan tawaf, sahabat dianjurkan untuk meminum air zamzam yang penuh keberkahan. Air zamzam memiliki keutamaan yang luar biasa dan dipercaya sebagai air yang membawa kebaikan bagi yang meminumnya. Rasulullah bersabda bahwa air zamzam tergantung pada niat peminumnya. Oleh karena itu, sahabat bisa memohon berbagai kebaikan saat meminumnya.

Sahabat juga bisa membaca doa berikut sebelum minum air zamzam:

"Allahumma inni as-aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifa’an min kulli da’."

Makna dari doa ini adalah permohonan kepada Allah agar diberikan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.

Melaksanakan Sa’i antara Shafa dan Marwah

Setelah meminum air zamzam, rangkaian ibadah umroh dilanjutkan dengan sa’i, yaitu berjalan bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i merupakan peringatan atas perjuangan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim, yang berlari-lari kecil mencari air untuk putranya, Nabi Ismail.

Saat tiba di Bukit Shafa, sahabat dianjurkan untuk membaca ayat berikut:

"Inna as-Shafa wal-Marwata min sya’aairillah."

Setelah itu, sahabat bisa melanjutkan perjalanan menuju Bukit Marwah dengan memperbanyak dzikir dan doa. Saat melewati dua tanda hijau di perjalanan, laki-laki dianjurkan untuk berlari-lari kecil, sedangkan perempuan cukup berjalan dengan tenang.

Setelah mencapai Bukit Marwah, sahabat dianjurkan untuk kembali berdoa sebelum melanjutkan perjalanan ke Shafa. Perjalanan ini dilakukan sebanyak tujuh kali, berakhir di Marwah.

Tahallul: Menyempurnakan Ibadah dengan Mencukur Rambut

Tahallul adalah tahapan terakhir dalam ibadah umroh yang menandakan berakhirnya larangan ihram. Dalam tahallul, laki-laki dianjurkan untuk mencukur habis rambutnya, sedangkan perempuan cukup memotong sebagian kecil rambutnya.

Mencukur rambut dalam ibadah umroh bukan hanya sekadar simbol fisik, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai bentuk penyucian diri dan ketaatan kepada Allah. Rasulullah bahkan mendoakan orang-orang yang mencukur habis rambutnya karena menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Setelah tahallul dilakukan, maka seluruh rangkaian umroh telah selesai, dan sahabat tidak lagi berada dalam keadaan ihram. Sahabat bisa kembali mengenakan pakaian biasa serta melakukan aktivitas lainnya dengan lebih leluasa.

Mengisi Waktu di Tanah Suci dengan Ibadah

Meskipun rangkaian umroh telah selesai, waktu yang tersisa di Tanah Suci sebaiknya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah. Memperbanyak shalat di Masjidil Haram, membaca Al-Qur’an, berdoa di depan Ka’bah, serta memperbanyak sedekah menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Sahabat juga bisa berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di sekitar Makkah dan Madinah untuk memperdalam pemahaman tentang Islam dan perjalanan hidup Rasulullah.

Melaksanakan ibadah umroh dengan lancar dan penuh keimanan tentu menjadi harapan setiap Muslim. Agar perjalanan ibadah semakin nyaman dan khusyuk, sahabat bisa mempercayakan perjalanan umroh bersama Mabruk Tour. Dengan layanan terbaik dan bimbingan dari tim profesional, sahabat akan mendapatkan pengalaman umroh yang berkesan dan penuh berkah.

Segera wujudkan impian untuk beribadah di Tanah Suci dengan program umroh terbaik dari Mabruk Tour. Kunjungi www.mabruk.co.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan pilih paket umroh yang sesuai dengan keinginan sahabat.